
Asosiasi Program Studi S2 Akuntansi Indonesia (APSSAI) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk Workshop Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), Seminar Akreditasi Internasional, dan Pengabdian Masyarakat Internasional. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, pada 4-6 Juli 2024, dengan dihadiri peserta dari berbagai institusi pendidikan dan profesional.

Rangkaian acara ini diawali dengan pelantikan pengurus baru APSSAI di Hall Pertamina, Gedung Dekanat Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNDIP. Acara yang dipimpin oleh Ketua APSSAI, Prof. Dr. Abdul Halim, MBA, ini juga disertai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk komitmen untuk menerapkan kurikulum berbasis OBE, mendukung akreditasi internasional, serta memperkuat pengabdian masyarakat.

Diskusi Mendalam soal Kurikulum OBE dan Akreditasi Internasional
Sesi workshop kurikulum berbasis OBE yang berlangsung interaktif dihadiri oleh Dr. Naniek Utami Handayani, S.Si., M.T., pakar pendidikan yang menjelaskan penerapan OBE secara detail. Diskusi ini mendorong peserta untuk mengevaluasi kurikulum mereka agar sesuai dengan prinsip-prinsip OBE.

Keesokan harinya, seminar akreditasi internasional menghadirkan Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma dari FEB-UGM, yang memaparkan pentingnya akreditasi internasional bagi daya saing global program studi. Peserta memperoleh wawasan tentang standar akreditasi dan strategi pencapaiannya.
Kunjungan Budaya Kota Semarang


Di sela-sela kegiatan akademis, peserta diajak mengunjungi destinasi ikonik Kota Semarang, seperti Lawang Sewu, Klenteng Sam Po Kong, dan kawasan Kota Lama. Kunjungan ini memberikan pengalaman budaya yang memperkaya rangkaian kegiatan.
Pengabdian Masyarakat Internasional
Hari terakhir diisi dengan kegiatan pengabdian masyarakat internasional di Kampung Kopi Banaran. Kegiatan ini mencakup penyuluhan bagi UMKM binaan PTPN IX, pematerian dari narasumber nasional dan internasional, serta fun games dan ecowisata jeep tour di kebun kopi. Peserta juga mengunjungi Candi Gedongsongo untuk cultural trip yang memberikan wawasan sejarah dan budaya.

Rangkaian acara ini berhasil memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan, peningkatan kolaborasi internasional, dan pemberdayaan masyarakat. Ketua APSSAI, Prof. Dr. Abdul Halim, berharap kegiatan ini menjadi langkah signifikan dalam memperkuat pendidikan akuntansi di Indonesia.


